Sabtu, 16 Oktober 2021

OPINI

Pendapat pribadi atau tulisan singkat, padat, dan ringan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian para gusdurian.

Mengapa Gus Dur Mencintai Indonesia?

oleh : YAHYA CHOLIL STAQUF, 0 Komentar
Karena beliau manusia pesantren. Sedangkan keindonesiaan adalah salah satu unsur utama jati diri inti pesantren. George McTurnan Kahin (1918 – 2000, Cornell University, USA), menuliskan hasil penelitian sejarahnya dalam Nationalism and Revolution in Indonesia (Cornell University Southeast Asia Program, 1952), bahkan menandaskan kesimpulan bahwa “Nasionalisme Indonesia berakar pada tradisi Islam Nusantara”: Pesantren!
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Corona dan Kerapuhan Norma

oleh : SUWARSA, 0 Komentar
Seminggu lalu, di kelurahan Cikundul diselenggarakan pemilihan ketua RW 05 secara langsung dan demokratis. Warga berduyun-duyun mengikutinya dengan tetap mengindahkan edaran pemerintah tentang keharusan adanya pembatasan sosial untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Kitab Kuning dan Cara Memulai Tulisan ala Gus Dur

oleh : ZAIM AHYA, 0 Komentar
Beberapa teman berkeluh kepada penulis perihal kesulitan memulai tulisan. Padahal, kata mereka, sudah ada sekian ide dan gagasan dalam pikiran. Dalam rangka usaha menghadirkan solusi, penulis biasanya menyarankan mereka untuk membaca tulisan Gus Dur, dan meniru cara beliau memulai tulisannya.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Pentingnya Sex Segregated Data dalam Analisis Wabah Covid-19

oleh : ASHILLY ACHIDSTI, 0 Komentar
Wabah Covid-19 yang menjadi pandemi global setiap harinya masih saja terus memakan korban. Hingga hari Rabu tanggal 19 April 2020 dilansir Worldometers, terhitung 2.347.815 pasien dari seluruh negara tercatat positif Covid-19 dengan jumlah kematian sebanyak 161.128. Dari angka tersebut, hingga tanggal 19 April 2020 warga Indonesia yang terjangkit sejumlah 6.575 positif Covid-19 dengan angka kematian sebanyak 582 orang.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Dinamika Fiqih Perempuan dalam Pertimbangan Kemanusiaan

oleh : ABDULLAH FAIZ, 0 Komentar
Belakangan ini perbincangan sekitar hak hak perempuan terus bergulir sepertinya tak akan pernah berhenti. Ada banyak fakta yang terjadi di hadapan kita dan praktik-praktik di kalangan umat Islam yang merendahkan martabat kemanusiaan perempuan. Misalnya masalah memakai hijab dan jilbab hingga menuai kontroversi yang luar biasa. Banyak yang memakai jilbab namun tetap dihujat karena tidak memenuhi standar golonganya.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Belajar dari Gus Dur dan Ibu Gedong

oleh : ANAS FARKHANI, 0 Komentar
Ketika bebenah album foto, saya menemukan foto lawas. Sebuah acara di Ashram Gandhi, milik ibu Gedong Bagus Oka di Candidasa, pinggir pantai kota Karangasem Bali sekitar awal Oktober 2001. Di acara ini hadir, sahabat ibu Gedong yaitu Gus Dur bersama rombongan yaitu Bu Nyai Sinta Nuriyah, mas Franky Sahilatua dan tentu saja mbak Yenny Wahid yang mendampingi.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Populisme Modi di India, Covid-19 dan Serangan Kebencian terhadap Islam

oleh : MUNAWIR AZIZ, 0 Komentar
Di tengah krisis akibat virus Corona, muncul juga krisis lanjutan berupa serangan kebencian atas nama agama dan etnis. Di beberapa kawasan, Jamaah Tabligh masih mengadakan perkumpulan dalam jumlah besar, meski peringatan pemerintah dan lembaga kesehatan nyaring terdengar. Di Gowa, Sulawesi Selatan, pemerintah daerah dan aparat kepolisian menggagalkan pertemuan besar Jamaah Tabligh, yang rencananya diikuti ribuan anggotanya.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Mengelola Emosi di Masa Pandemi

oleh : RIKA IFFATI FARIHAH, 0 Komentar
Di masa wabah ini, saya tahu saya mungkin bersikap tidak adil pada sebagian orang karena seolah melarang mereka menyimpan secercah harapan di tengah realitas yang menyesakkan. Sungguh maksud saya bukan demikian. Saya hanya berharap lebih banyak orang tidak berusaha menghindari emosi yang dipandang negatif seperti ketakutan, kepanikan, dan kecemasan.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi